Selasa, 06 Juni 2017

Kedelapan



Gantung
Harus bagaimana denganmu?
Aku bingung
Aku berada dalam batasan
Antara waktu dan kepastian
Tolong aku, waktu
Berikan dia kesempatan untuk bicara
Jika tak ada kesempatan maka aku jadi korban

Pada batas mana aku akan jatuh?
Bila aku jatuh padamu, waktu
Jangan biarkan aku berlama lama denganmu
Tapi bila aku jatuh pada kepastian
Aku akan berterima kasih pada waktu
Terima kasih untuk kesempatan itu

Kalau aku harus menanti
Temani aku, waktu
Aku tetap punya harapan pada kepastian
Yakin akan ada kepastian
Setelah terombang ambing oleh waktu
Aku harap kau ada disana
Biarkan aku berlari bahkan terjatuh untuk menggapaimu
Agar aku paham arti penantian
Maka tak ada lagi yang sia-sia bagi waktu dan diriku

Rindu Berat
Ada rindu yang tak bisa tersampaikan
Hingga rindu itu terasa hampa
Saat rindu ingin memeluk erat
Tapi dia hanya ada dalam bayangan
Tercipta rindu tanpa kata
Yang melayang di angan angan kenangan

Memejam mata untuk merasakan dia
Dengan ini rindu terasa begitu berat
Nada nada rindu pun mulai terdengar
Lewat hembusan angin yang merasuk dalam dada
Rindu ini semakin dalam
Jatuh kedalam rasa yang curam
Masih berandai andai tentangnya
Sungguh rindu yang menyiksa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kesepuluh

Kehidupan Tentang napas yang berhembus Jantung yang berdetak Dan darah yang mengalir Selama kaki masih bisa melangkah Mulut m...